Soal Gaji THL, Yankes Ungkap Porsi Anggaran Yang Diberi Minim

Bolmut – Pihak Dinas Kesehatan Kabupaten Bolaang Mongondow Utara (Bolmut) menyesalkan terganjalnya penyaluran gaji bulan Desember dari para Tenaga Harian Lepas (THL) di Puskesmas-puskesmas yang ada di Kabupaten Bolmut.

Usut punya usut, persoalan ini pun terjadi bukan hanya semata-mata kesahalan dari instansi teknis, melainkan karena ketidakmampuan keuangan daerah serta kebijakan dari para pemangku kepentingan yang memang harus lebih dirasionalkan.

Pihak Dinkes Bolmut sendiri, saat dikonfirmasi Mania Post melalui Kepala Bidan Pelayanan Kesehatan (Yankes), Sofian Mokoginta (30/12), mengungkap, minimnya porsi anggaran yang tertata sehingga berkonsekuensi dengan tidak optimalnya sejumlah program termasuk untuk realisasi gaji Desember para THL.

Hal ini pun sangat disayangkan Mokoginta, sebab pihaknya tau persis kinerja para THL dalam pelayanan yang tak kenal lelah.

Sebelumnya gaji para THL ini dikatakan hanya ditata hingga bulan Juni. Pada proses penganggarannya, pihak Dinas Kesehatan Kabupaten Bolmut pun telah mengusulkan rencana belanja kurang lebih 1,7 Milyar pada perubahan APBD. Anggaran Ini sudah menyangkut seluruh kegiatan termasuk diantaranya pembayaran gaji para THL hingga bulan Desember. Namun harapan pihak Dinkes ini pun pupus dengan hanya diberikannya anggaran kurang lebih 1,4 Milyar.

Terkait pemenuhan gaji para THL ini, Sofian mengungkap pihaknya pun telah mengorbankan kurang lebih 5 (lima) kegiatan yang melekat di bidangnya untuk dapat dialihkan, demi mengakomodir dan merasionalkan kembali anggaran ke pemenuhan gaji para THL. Meski sudah melakukan upaya demikian, Mokoginta mengurai anggaran tersebut hanya mampu menyokong pembayaran gaji pada sejumlah THL hingga bulan November 2021.

Lebih lanjut, Ia berharap para stakeholder dan pemangku kepentingan untuk tidak secara gamblang menyudutkan Dinas Kesehatan Kabupaten Bolmut. “Pihak luar saja menaruh perhatian dan keprihatinan kepada para THL, apalagi kami yang merupakan pihak paling dekat dengan mereka (THL,red), yang paling tau perjuangan dan keringat para THL. Kami sudah berupaya, namun anggaran yang ada minim”, tutup Mokoginta. (dic)