Banner Iklan Infojejak

Apel Perdana, Jajaran Pemkab Bolmut Diingatkan Soal RPJMD Tahun Ke-4

Foto: Apel Perdana 2022. (dok. Pemkab Bolmut)

Bolmut – Pemerintah Kabupaten Bolaang Mongondow Utara (Bolmut) menggelar apel perdana tahun 2022 yang dipusatkan di Auditorium Pohohimbunga, Senin (3/1/2022).

Dalam agenda ini, Bupati Bolmut mengungkap awal tahun 2022 merupakan momentum yang tepat untuk merenungkan kilas balik perjalanan Kabupaten Bolmut serta mengevaluasi hasil kerja di tahun 2021, sebagai acuan dan refleksi sehingga kedepan proses penyelenggaraan pemerintahan akan lebih kuat, terarah, optimal, efektif dan efisien.

Selain itu dikatakan bahwa pada tahun ini, jajaran Pemkab akan menapaki tahun ke-4 dalam pelaksanaan RPJMD tahun 2018-2023, dimana tema pembagunan di tahun 2022 ini adalah “Melanjutkan pembagunan bidang pendidikan, kesehatan, infrastruktur dan ekonomi untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat”, yang didukung dengan 5 arah prioritas pembangunan, yaitu:

  1. Penurunan Angka kemiskinan dan pengangguran, dengan sasaran, meningkatnya pendapatan masyarakat dan menurunkan beban pengeluaran keluarga miskin.
  2. Peningkatkan kualitas SDM masyarakat, dengan sasaran, meningkatnya kualitas pendidikan dan derajat kesehatan masyarakat.
  3. Peningkatan daya saing produk unggulan daerah, dengan sasaran, meningkatnya pengelolaan potensi unggulan lokal daerah (pertanian, perikanan dan pariwisata).
  4. Penyerderhanaan briokrasi dan peningkatan pelayanan publik, dengan sasaran meningkatnya kualitas penyelenggaran pemerintahan dan pelayanan publik yang refonsif dan akuntabel (Berbasis IT).
  5. Pemantapan infrastruktur dasar dan infrasturktur penunjang, dengan sasaran meningkatnya pelayanan infrakstruktur yang mendukung perfoma wilayah, meningkatnya pengendalian pemanfaatan ruang dan pengelolaan kualitas lingkungan hidup.

Lebih lanjut diurai, berdasarkan ke-lima arah prioritas pembangunan diatas maka arah kebijakan ekonomi tahun 2022, ditargetkan sebagai berikut:

Pertama, angka kemiskinan ditargetkan 8,21 persen; Kedua, tingkat pengangguran terbuka ditergetkan 3,75 persen; Ketiga, nilai PDRB atas dasar harga berlaku (ADHB) diperkirakan mencapai 3,09 triliun rupiah, dengan PDRB ADHB perkapita sebesar 36.78 juta rupiah; Keempat, nilai PDRB atas dasar harga konstan (ADHK) diperkirakan mencapai 1,90 triliun rupiah dengan PDRB ADHK perkapita sebesar 22,72 juta rupiah; Kelima, laju pertumbuhan sebesar 5,77 persen; Keenam, struktur perekonomian Kabupaten Bolmut untuk peran sektor primer sebesar 59,10 persen, sektor sekunder 15,89 persen dan sektor tersier sebesar 25,01 persen; dan Ketujuh, rata rata pengeluaran perkapita real, ditargetkan 9,85 juta rupiah. (*/mp)