Gagal Tender Fisik 2022, PU Paksakan Perencanaan Rudis Gulantu

Rumah Dinas Bupati dan Wakil Bupati Bolmong Utara.

Maniapost – Meski dipastikan gagal dalam pekerjaan fisik tahun 2022 ini, perencanaan rehab berat rumah dinas Bupati dan rumah dinas Wakil Bupati Bolaang Mongondow Utara (Bolmut) tetap akan dilaksanakan oleh Dinas PUPR Kabupaten Bolmut.

Ini dibuktikan dengan dokumen paket perencanaan yang berbanderol Rp250 juta untuk rudis bupati dan Rp100 juta untuk rudis wakil bupati itu, telah disampaikan dinas PUPR untuk direview oleh Inspektorat Daerah serta ditindaklanjuti Pokja Layanan Pengadaan Secara Elektronik Barang dan Jasa Kabupaten Bolmut, Rabu 3 Agustus 2022 kemarin.

“Dokumennya perencanaan rudis ini baru disampaikan 3 Agustus kemarin”, ungkap Kepala Bagian Barjas Setda Bolmut, Ali Dumbela, SKM.

Sebelumnya, Kepala Dinas PUPR Bolmut, Rudini Masuara, menegaskan untuk pekerjaan rehab berat rudis kepala daerah tersebut dipastikan gagal dilaksanakan, dan anggarannya tidak akan terpakai (silpa) karena selisih waktu pekerjaan yang sudah tidak memungkinkan sampai akhir tahun. Meski demikian perencanaan untuk pekerjaan rehab rudis tersebut tetap dilakukan.
“Kalau sesuai aturan dan hasil review membolehkan, ya kita lelang perencanaan” ujar Masuara via pesan WA (4/8).

Sejumlah pihak menilai, perencanaan rudis ini dipaksakan oleh dinas teknis. Hal ini sebagaimana disampaikan Tokoh Masyarakat Bolmut, Abdul Eba Nani. Ia mengurai, Dinas teknis terkesan terburu-buru, padahal pekerjaan inti yakni rehab berat belum diketahui pasti kapan akan terlaksana. Sebab jika anggaran tersebut dijadikan silpa, maka banyak konsekuensi yang akan diperhadapkan untuk pekerjaan fisik nanti, baik dari segi penganggaran, maupun penyesuaian antara hasil perencanaan tahun ini dan volume pekerjaan pada saatnya nanti.
“Logikanya, perencanaan katakanlah dilelang tahun ini, kemudian dengan berbagai dinamika termasuk tahun politik, kebutuhan serta prioritas anggaran dan lain sebagainya, apakah bisa dijamin pembangunan fisik ini akan terlaksana tahun depan?, Kalau belum, konsekuensinya bangunan rudis tentu akan semakin termakan usia, ada item-item yang tidak masuk lagi dalam perencanaan yang dibuat tahun ini, sehingga harus merubah kembali perencanaan. Ingat, ini bukan perencanaan untuk gedung baru, melainkan rehab”, ujarnya (9/8). (dic)